Curigai Wartawan Meliput Aktivitas Excavator ditepi Jalan Provinsi, Sugeng : Hapuss..hapus..sini cek galeri, hapuss..hapuss..!!!

Caption Lokasi PC ditepi Jalan di Desa Deniang Bangka.

Globalissuu - Deniang, Bangka - Berawal, ditemukanya alat berat jenis Excavator Hitachi warna Orange yang beraktivitas dibibir bahu jalan Provinsi, Sungai Liat - Belinyu, Desa Deniang, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, Minggu ( 19/11/2023)

Aktivitas alat berat itu terpantau oleh jejaring media, yang secara tidak sengaja melintas di jalan Sungai Liat-Belinyu, tepatnya di Desa Denian, Riau Silip. Dirasa ada kejanggalan dengan kegiatan alat berat tersebut, wartawan media melakukan  pengambilan data dokumentasi
guna memperoleh informasi lanjutan terkait kepemilikan alat berat jenis  Excavator, merk Hitachi, yang beraktivitas di bibir bahu jalan Provinsi

Sebelum melanjutkan perjalan, tiba - tiba datang se-seorang berbadan tegap dengan berkendara R2 jenis KLX menghampiri mobil wartawan. Se-seorang berbadan tegap yang kemudian diketahui bernama Sugeng salah satu anggota aparat negara dari salah satu kesatuan setempat meminta dan memaksa  agar wartawan menghapus dokumentasi alat berat yang beraktivitas di bibir bahu jalan Provinsi itu.

" Kamu ambil gambar alat itu ya, hapus,.. hapus,.. hapus,..buka galeri saya mau cek..hapus," perintah Sugeng kepada wartawan media.

Untuk memperoleh klarifikasi, mengingat Sugeng adalah salah satu anggota prajurit dari salah satu kesatuan  yang ada di Kabupaten Bangka, media ini berupaya menghubunginya kembali pada hari yang sama, Kamis (16/11) malam, guna memberikan penjelasan kepada Sugeg terkait tindakannya saat melakukan pemeriksaan terhadap Handphone milkk orang lain, adalah melanggar etika privasi seseorang. Media juga mengonfirmasi kembali kepada Sugeng, terkait maksud dan tujuan dirinya meminta dan memaksa  wartawan media untuk menghapus data - data dokumentasi hasil dari tugasnya sebagai wartawan,terkait aktivitas alat berat di lokasi yang tak jauh dari jalan Provinsi. Namun sampai berita ini tayang, Sugeng belum memberikan klarifikasi maupun jawaban konfirmasi kepada media ini.

Dalam hal ini, perlakuan dan  tindakan Sugeng, terkait permintaanya yang memaksa untuk menghapus data dokumentasi liputan kegiatan alat berat itu,  dianggap telah menghalang- halangi pekerjaan seorang  wartawan, dan diduga telah melanggar UU Pers No.40 Tahun 2009, Pasal 18. 

"Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah)."

Serta pelanggaran Perlindungan Hak Privasi yang sebelumnya,  perihal perlindungan hak privasi telah tercantum dalam Pasal 28G ayat (1) UUD 1945 yakni setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat dan harta benda yang di bawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi.

Terkait hal ini, jejaring media akan melakukan upaya konfirmasi kepada atasan yang bersangkutan. Sehingga oknum aparat tersebut bisa lebih memahami cara - cara  bertingkah laku di masyarakat, terlebih lagi cara dan tindakan yang sama sekali tidak berhubungan serta  berkaitan langsung dengan institusi maupun profesi dirinya sebagai anggota prajurit  seperti yang telah ia lakukan terhadap salah satu wartawan Babel, di Desa Deniang  pada Kamis, (16/11) lalu. (Red)

Belum ada Komentar untuk "Curigai Wartawan Meliput Aktivitas Excavator ditepi Jalan Provinsi, Sugeng : Hapuss..hapus..sini cek galeri, hapuss..hapuss..!!!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

BACA JUGA: