Terkait Labelisasi Wartawan Bodrex dan Abal Abal,Ali Rachmansyah : Asal ngomong dan tidak mendasar.



GLOBAL ISSUU - Pangkalpinang - Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia ( DPD PPWI) Babel Ali Rachmansyah turut angkat bicara dengan memberikan tanggapan  terkait Aksi Damai  yang digelar di Lapangan Kimjung, Jalan Kimjung Parittiga,Bangka Barat. Minggu, 14/05/2023)

Gelar aksi damai yang diinisiasi oleh Ormas setempat dan dihadiri oleh warga masyarakat pelaku tambang dan pelaku perkebunan pada jumat (12/05) lalu terkaitt adanya dugaan Pemerasaan yang dilakukan oleh Oknum Wartawan kepada sebagian warga masyarakat Parittiga.

Dalam hal ini,Ketua DPD PPWI Babe Ali Rachmansyah  turut menyikapi,memberikan tanggapan serta pandangannya.Dalam penyampaiannya Ali Rachmansyah mengatakan,Profesi Jurnalis yang merupakan pilar ke empat Profesi mulia yang  lahir dari panggilan hati nurani.

"Kami dari DPD PPWI Babel ingin memberikan pandangan bahwa Profesi Jurnalis merupakan Profesi yang mulia. 

Kami para jurnalis mempunyai Fungsi sebagai Sosial Kontrol di masyarakat, dan merupakan tugas kami dalam melakukan investigasi kelapangan, dengan tujuan untuk menggali , mengumpulkan data, melakukan konfirmasi ke narasumber dan menyebarkan informasi tersebut ke khalayak" Papar Ali Rachmansyah.

Ketua DPW Babel inipun menyayangkan atas sikap dan pemberian label Wartawan Bodrek atau Abal-abal kepada Para Jurnalis dilapangan atas dasar ketidaksukaan.Terlebih lagi penyematan  labelasasi dengan menyebutkan wartawan bodrex dan abal abal belum ada acuan definisi yang jelas.

Konstitusi sendiri mengatakan bahwa" Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia”. Jadi pelebelan terhadap wartawa dengan mengatakan wartawan bodrek atau abal abal tidak mempunyai konsep dasar yang kuat.

Terkait dugaan pemerasan dari oknum wartawan yang ramai diperbincangkan menurut Ali Rachmansyah seharusnya korban  melaporkannya ke pihak yang berwajib.

"Jika ada merasa terusik, terancam apalagi diperas, kenapa tidak melapor Saya yakin, jika memang laporan itu benar, dan alat - alat bukti menguatkan untuk bisa dibuktikan, Aparat Kepoliskan akan tanggap dan merespon"Ucap Ali Rachmansyah

Kami pun lanjut Ali, mengutuk keras apabila memang ada pemerasan yang dilakukan oleh oknum wartawan kepada warga atau nara sumber, kami siap mengawal untuk melaporkan, tetapi jika tidak ada kejadian pemerasan, jangan lah menciptakan kondisi bahwa telah diperas oleh oknum wartawan. 

PPWI merupakan organisasi non-pemerintah dan independen yang menghimpun seluruh pewarta warga Indonesia lintas profesi tanpa pengecualian apa pun, di bawah komando Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA menentang segala sikap persekusi, maupun sikap diskriminatif terhadap Profesi jurnalis.

Ketua DPD PPWI Babel inipun menegaskan,serta berharap kepada semua pihak agar jangan memecah belah profesi jurnalis dengan beragam opini yang tidak mendasar.

"Kami berharap, janganlah  memecah belah profesi kami, dengan membenturkan dan menggiring bergam opini dengan menyemat labelisasi wartawan  Bodrex ataupun  wartawan kompeten" Harap Ali

"Karena  masih kata Ali,menurut hemat kami,ikut tidaknya seorang wartawan atau dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) itu merupakan hak para jurnalis itu sendiri." 

"UKW  bukanlah ukuran atau  parameter bagi seorang wartawan untuk mendapat pengakuan sebagai wartawan profesional atau tidak." Imbuhnya

Dan terakhir, harapan kami jagalah kondusifitas Babel ini, jangan terprovokasi dengan situasi yang sengaja diciptakan untuk kepentingan pihak-pihak tertentu. Tutup Ali Rchmansyah ( GI)

Belum ada Komentar untuk "Terkait Labelisasi Wartawan Bodrex dan Abal Abal,Ali Rachmansyah : Asal ngomong dan tidak mendasar."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

BACA JUGA: