Diduga Aktivitas DS Kolektor Timah Simpang Lumut Tidak Mengantongi Surat Ijin.

 

Foto : Lokasi Kediaman kolektor Dansa.

GLOBAL ISSUU - RIAU SILIP,BANGKA-Ditemukan dugaan aktivitas jual beli dan penampungan bijih timah yang dilakukan oleh salah satu kolektor berinisial DS warga Desa Riau,Kecamatan Riau Silip,Kabupaten Bangka Senin,(01/5/2023)

Aktivitas tersebut ditemukan dari hasil laporan warga sekitar rumah kediaman DS.Saat media ini melakukan investigasi Kamis (13/4) beberapa waktu lalu,ke gudang penampungan yang berada di dalam rumah  kediamanya,ditemukan pasir  timah yang sudah terisi didalam karung ,diduga hasil beli dari  para penamban-penambang  ilegal,dan bertemu dengan dua orang  satu pria dan satu wanita yang  menyebutkan pemilik usaha jual beli timah tersebut bernama  Dansa yangg saat itu dikatakan yang besangkutann sedang berada di luar rumah.yang dalam konfirmasinya mengatakan usaha jual beli timah tersebut milik suaminya yang saat itu sedang tidak ada di rumah.

" Dansa namanya pak " Sebut kedua orang itu sambil menutup pintu saat wartawan masih berada depan pintu rumah kediamannya 

Terkait aktivitas tersebut,media ini  melakukan upaya upaya konfirmasi ke pihak pihak terkait terutama ke pihak polsek dan polres Bangka..

Kasat Reskrim Polres Bangka dalam konfirmasinya melalui akun Whatsappnya pada (15/4) lalu, mengatakan terimakasih atas informasi yang diterimanya.

Berkenaan hal diatas Dansa diduga melanggar uu no 3/2020 pasal 161

Menampung, memanfaatkan, melakukan Pengolahan dan/ atau Pemurnian, Pengembangan dan/atau Pemanfaatan, Pengangkutan, Penjualan Mineral dan/atau Batubara yang tidak berasal dari pemegang izin (161)

Ketentuan Pasal 161 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut: 

Pasal 161 

Setiap orang yang menampung, memanfaatkan, melakukan Pengolahan dan/atau Pemurnian, Pengembangan dan/atau Pemanfaatan, Pengangkutan, Penjualan Mineral dan/atau Batubara yang tidak berasal dari pemegang IUP, IUPK, IPR, SIPB atau izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 ayat (3) huruf c dan huruf g, Pasal 104, atau Pasal 105 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp 100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah). Tim

Belum ada Komentar untuk "Diduga Aktivitas DS Kolektor Timah Simpang Lumut Tidak Mengantongi Surat Ijin."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

BACA JUGA: